Kementerian Agama (Kemenag) telah memberikan kesempatan untuk pendaftaran beasiswa non-gelar bagi guru agama dan pengawas pendidikan agama. Pendaftaran beasiswa dibuka secara online sejak 10 sampai 21 Oktober 2022 melalui situs yang bisa di akses di https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login. “Seleksi Administrasi dan Asesmen dilakukan 22 – 24 Oktober 2022, dan diumumkan hasilnya pada 25 Oktober 2022.
Selain itu informasi di awal, Beasiswa ini juga dibuka untuk pengembang teknologi pembelajaran dan pegawai Kementerian Agama. Quota dan kesempatan bagi pendaftar untuk tahap pertama akan dibuka untuk 1.000 beasiswa non-gelar untuk tahun 2022. program dari kementerian agama (Kemenag) ini merupakan sebuah program bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit dengan tema yang di usung di tahun ini adalah “Peningkatan Kompetensi Digital bagi Guru dan Tenaga Kependidikan”.
Program perkuliahannya nanti bagi yang lulus akan dimulai sejak tanggal 7 November 2022 hingga 28 Januari 2023. Program ini bertujuan memberikan penguatan penguasaan teknologi bagi para penerima beasiswa untuk merancang dan mengembangkan pembelajaran modern. dengan program ini diharapkan bisa membantu guru agama dan pengawas pendidikan agama yang mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikannya.
Ketentuan dan cara daftar beasiswa Guru Agama.
Kementerian agama (Kemenag) menjelaskan terkait dengan program perkuliahan ini akan berlangsung selama 12 minggu atau tiga bulan. Berbagai biaya Biaya SPP serta Sertifikasi L1 dan L2 akan ditanggung oleh Program Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama jika memenuhi syarat dalam kualifikasi pendaftaran ini. Dimana Setiap bulan, peserta program akan mendapat beasiswa berupa biaya hidup sebesar satu juta empat ratus ribu rupiah dan bantuan biaya paket data sebesar seratus lima puluh ribu rupiah yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang proses pendidikan.
Beasiswa ini tidak diberikan secara cuma cuma, tetapi akan dilakukan Evaluasi peserta setiap akhir bulan. Tujuannya adalah untuk melihat tingkat keaktifan dan pencapaian pendidikan yang lakukan oleh calon pendidik yang mendaftar nantinya setelah lulus. Jika tidak memenuhi minimal 70 persen maka beasiswa akan dihentikan dan diberikan sanksi administratif.
Program beasiswa Non-Gelar ini merupakan sebuah program hasil dari kerja sama dengan Pradita University. Adapun Mekanismenya proses pembelajaran nantinya akan dilakukan melalui belajar mandiri dan daring. Untuk kurikulumnya terdiri dari :
- Pelatihan Digital dan Growth Mindset dan Digital Education Soft Skill (selama 4 minggu),
- Moderasi Beragama (1 minggu).
- Pelatihan Dasar Google Workspace for Education dan Kerangka TPACK (selama 2 minggu)
- Pelatihan Lanjutan Google Workspace for Education (selama 1 minggu)
- Lokakarya Merancang Materi Ajar Digital (selama 1 minggu)
- Pengayaan Materi Ajar menggunakan Inovasi Kreatif Digital (selama 1 minggu)
- Persiapan dan Latihan Sertifikasi Google Educator L1 (selama 1 minggu)
- Persiapan dan Latihan Sertifikasi Google Educator L2 (selama 1 minggu)
Semoga informasi ini bermanfaat buat para guru agama dan pengawas pendidikan agama yang memenuhi kriteria untuk mendaftar di program beasiswa ini.
.png)