Proposal Usaha kambing merurpakan sebuah contoh proposal bagi para pengusaha kambing yang ingin membuat perternakan kambing secara mandiri dalam jumlah yang banyak. Usaha kambing sudah berkembang di masyarakat mulai dari  skala usaha jumlah yang banyak maupun jumlah yang sedikit. 

Contoh Proposal usaha Kambing, proposal bantuan ternak kambing pdf,proposal pengajuan bantuan ternak kambing, proposal ternak kambing word, proposal ternak pdf, proposal ternak kambing etawa pdf, contoh proposal bantuan ternak kambing karang taruna, contoh proposal ternak domba, contoh rab proposal ternak kambing

Tentunya proses nya akan berbeda apabila di lakukan pertenakan dalam jumlah yang banyak yang membutuhkan banyak modal usaha. Mulai dari membangun lahan tempat usaha, membuat kandang yang sesuai dengan jumlah usaha yang di lakukan. Begitu juga dengna mempersiapkan operasional untuk kebutuhan sehari hari. 

Jika kebutuhan kambing meningkat, maka modal yang di butuhkan pun semakin besar, sehingga salah satu hal yang bisa di lakukan oleh seorang pengusaha kambing adalah mencari investor ataupun sponsor yang bisa mendukung usahanya dengan sebuah proposal usaha kegiatan perternakan kambing. 

Pengertian Proposal Usaha Kambing. 

Proposal adalah sebuah berkas dalam bentuk dokumen yang berisi deskripsi kegiatan untuk pengajuan bantuan modal usaha kepada investor. permohonan di dalam proposal ini bertujuan untuk mendapatkan bantuan dana untuk suatu usaha yang sedang di lakukan. 

Jadi proposal Usaha kambing merupakan sebuah bentuk dokumen penawaran modal usaha kambing kepada para investor yang mempunyai modal.  Dimana dalam proposal usaha kambing juga menjelaskan nantinya tentang izin dari pihak yang berwenang untuk menjalankan sebuah usaha peternakan kambing di suatu lokasi. Izin ini sangat penting sebagai salah satu hal yang akan meyakinkan para donatur untuk memberikan bantuan dana agar usaha tersebut dapat dijalankan sesuai dengan rencana yang sudah terlampir di dalam proposal yang diajukan.

Proposal kambing ini merupakan sebuah proposal yang khususnya membahas tentang kebutuhan modal usaha untuk kambing, mengingat kebutuhan Kambing di waktu waktu tertentu sangat banyak sehingga membutuhkan pasokan yang maksimal untuk mengurangi keperluan. salah satunya permintaan kambing akan meningkat ketika hari raya kurban, dimana masayaraktat sangat antusias mencari hewan ternak kambing untuk di jadikan kurban di hari raya.  Daging hewan kambing ini sangat di sukai oleh masyarakat. Selain karena faktor rasanya yang gurih , juga karena aromanya yang khas. 

Contoh proposal Bantuan Usaha Ternak Kambing.

Contoh proposal ini dibuat agar bisa menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha ternak kambingnya. Dengan ada nya beberapa contoh akan menjadi sumber inspirasi dalam membuat proposal nantinya. 

Adapun bagian bagian dari contoh proposal usaha ternak kambing adalah sebagai berikut : 

1. Bagian Sampul 

2. Permohonan Bantuan Ternak Kambing 

3. Kata Pengantar

4. Isi proposal yang terdiri dari bebebrapa bagian : 

Bagian Bab I 

  • A. Latar Belakang 
  • B. Maksud dan Tujuan 
  • C. Permasalahan 
Dibagian bab II 
dibagian bab kedua ini menjelaskan beberapa bagian Potensi usaha dan Manfaat yang diharapakan 
  • A. Potensi Usaha Kelompok
  • B. Prospek Dasar
  • C. Manfaat Yang di harapkan 
Di bagian bab III
Ada rincian Rencana Anggaran Biaya yang akan di buat     yang menjelaskan tentang kebutuhan anggaran yang akan dibuat. 

Di bagian Bab IV 
Sekilas pentuup dari proposal usaha yang dibuat. 

Lampiran Lampiran yang di buat adalah : 
  • Pengelola Kegiatan 
  • Struktur Organisasi 
Untuk lebih jelasnya , silahkan di lihat sesuai Contoh Proposal usaha kambing yang kami lampirkan berikut ini : 
1. Sampul Proposal Usaha Kambing 
proposal bantuan ternak kambing pdf

2. Permohonan Bantuan Ternak Kambing 

proposal pengajuan bantuan ternak kambing

3. Kata Pengantar
proposal ternak kambing word
4. Isi proposal yang terdiri dari bebebrapa bagian : 
Bab I Pendahuluan 
I. Latar Belakang 
Mayoritas Warga Desa pamanuk Kecamatan Carenang adalah petani , dengan kondisi tanah
relatif datar dan suhu udara sedang, di daerah ini sebagian masyarakat menggunakan lahannya
untuk penanaman Padi, Adapun mengenai mata pencaharian masyarakat, khususnya di Desa
Pamanuk Kecamatan Carenang mayoritas bermata pencaharian di bidang pertanian.
untuk mendapatkan penghasilan pendapatan lebih,kami Ponpes Manba,ussalam ingin membentuk
kelompok ternak demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Pamanuk
Hewan ternak yang banyak diminati masyarakat, umumnya masyarakat Desa Pamanuk Kecamatan
Carenanang. adalah ternak kambing jawa termasuk domba, dengan adanya hewan ternak tersebut
disamping dapat dijual hewannya juga kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk di lahan
lahan pertanian yang digarap.
Limbah ternak ternak khususnya domba memiliki manfaat sebagai pupuk organik yang dapat
digunakan terhadap lahan-lahan pertanian holtikultura, palawija dan perkebunan. Selain itu
dengan adanya kotoran ternak tersebut dapat menjadi alternatif pengganti pupuk buatan pabrik
yang harganya bisa sangat mahal.
Selaras dengan misi pembangunan pemerintah dalam rangka meningkatkan tarap hidup
masyarakat khususnya para peternak dan petani. Kami Ponpes manba’ussalam ingin penghimpun
penguatan kelompok untuk melakukan kegiatan tata kelola pemeliharaan ternak domba dimana
kami harapkan dapat memberi efek positif dalam menunjang pendapatan, secara ekonomi dapat
mendorong terciptanya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Sebagai acuan dasar di Desa pamanuk merupakan daerah yang tepat untuk mengembangkan
ternak domba salah satunya didukung oleh faktor alam dan lingkungan, diantaranya : 
1. Rumput (pakan) cukup tersedia dan mudah didapatkannya baik musim penghujan
ataupun musim kemarau. 
2. Masyarakat terbiasa memelihara ternak domba.
II. MAKSUD DAN TUJUAN 
Maksud dan tujuan pengadaan ternak domba : 
1. Dapat meningkatkan jumlah ternak domba. 
2. Dapat menambah pendapatan para peternak. 
3. Menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat 
4. Meningkatkan produksi daging. 
5. Meningkatnya produksi pupuk organik bagi keperluan pertanian. 
6. Meningkatkan pemberdayaan di bidang ekonomi masyarakat yang berimflikasi pada
Kesejahteraan keluarga. 
7. Sebagai sarana Pembelajaran para santri Ponpes Manba’ussalam agar bisa mandiri kelak di
Kemudian hari. 
III. PERMASALAHAN
Sebagian besar penduduk pedesaan bermata pencaharian sebagai petani baik petani pemilik
tanah, penggarap tanah maupun sebagai buruh tani. Berdasarkan tipologi wilayah usaha tani, lahan
tani dapat dibagi dua jenis pokok, yaitu lahan yang beririgasi dan lahan kering.
Ternak Domba mempunyai kontribusi yang sangat berarti dalam sistem usaha tani di lahan
kering, karena ternak mempunyai fungsi ganda, yaitu memberikan nilai tambah dalam pendapatan
petani dan meningkatkan produktivitas Domba .
Mudah dilaksanakan dengan jumlah biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan usaha
meskipun demikian usaha peternakan Domba yang dilakukan oleh petani sebagai sampingan
dengan teknik pemeliharaan yang bersifat tradisional lebih banyak diarahkan untuk menghasilkan
Domba .
Di Indonesia permintaan daging Domba terus meningkat, sehingga dikhawatirkan populasi
Domba unggulan terkuras apabila tidak ada usaha untuk melestarikannya. Berdasarkan
pertimbangan di atas maka pola pengolahan usaha ternak Domba perlu dikembangkan dari pola
tradisonal ke pola agribisnis dimana satu kelompok petani melaksanakan usaha pemeliharaan
Domba skala menengah.
Berdasarkan pemikiran di atas, kelompok-kelompok masyarakat merasa terpanggil dalam
upaya menyelesaikan problematika masyarakat dengan bentuk usaha peternakam Domba dengan
sistem pemberdayaan dan pengembangan melalui kelompok-kelompok usaha peternak menengah
yang ada di pedesaan.
Kegiatan ini merupakan strategi kultural untuk menjawab realitas social yang berkembang
sehingga mampu mengarahkan semua unsur baik pemerintah maupun masyarakat dan khususnya
kelompok kemasyarakatan seperti Kelompok Usaha Peternak Domba “Assalam” yang mampu
menjadi pilar utama dalam setiap agenda-agenda pengembangan masyarakat, di samping itu
memberi “pemaknaan” yang lebih baik sehingga mampu terbangun Indonesia yang adil dan
makmur dan menjunjung tinggi rasa keadilan bagi setiap rakyatny

BAB II
POTENSI USAHA KELOMPOK DAN MANFAAT YANG DIHARAPKAN 
A. POTENSI USAHA KELOMPOK 
Domba adalah Domba yang mempunyai sifat pertumbuhan yang cepat, dipelihara untuk
tujuan memproduksi daging dan pembibitan. Potensi ternak kecil yaitu ternak Domba (Jenis Domba
Kampung) cukup menyebar secara merata ke seluruh wilayah. Ternak Domba tidak memerlukan
dukungan lahan yang luas apababila dibandingkan dengan budi daya ternak besar. Ternak Domba
lebih popular di kalangan petani dibandingkan dengan ternak lain, ternak Domba biasa dijadikan
tabungan jangka pendek petani, secara periodic memiliki permintaan cukup tinggi, yaitu menjelang
hari raya, acara hajatan dll. Beberapa wilayah di Kabupaten Serang yang memiliki populasi ternak
Domba cukup banyak. 
PROSPEK PASAR 
Permintaan Domba (jenis Domba kampung) yang paling potensial secara regular datang dari
kota-kota dan pedesaan yang sudah lumrah mengkonsumsi daging Domba. Produksi ternak Domba
dapat dipasarkan ke wilayah Serang dan keluar wilayah serang, konsumen regular daging Domba ini
adalah para pedagang Domba, restoran, pasar-pasar. Di samping permintaan lokal., regional dan
nasional, pasar ternak Domba masih cukup terbuka, dan para peternak Domba yang sudah
berorientasi pasar sudah sangat menguasai kapan dia harus membeli bakalan dan kapan harus
menjualnya kembali. Pasar ternak Domba memiliki siklus regular yang tetap, sehingga mudah
dijadikan bahan pertimbangan oleh para peternak, maka dari itu ternak Domba di mata
peternaknya dianggap sebagai tabungan keluarga dan wirausaha menyerap tenaga kerja.
Tidak dapat dipungkiri bahwa harga ternak Domba mengalami fluktuasi, sebagaimana
halnya terjadi pada harga hasil ternak yang lainnya. Namun demikian sesuai dengan pola fluktuasi
permintaannya fluktuasi harga ternak Domba tidak terlalu tajam, bandingkan misalnya dengan
fluktuasi harga ternak lain yang kurang stabil dan tidak dapat diprediksi oleh para peternak pada
umumnya. Pergerakan harga ternak Domba relative dapat diikuti dan dapat diprediksi oleh para
peternak. Missal pada saat musim hari-hari raya yang harga ternak cukup tinggi dan saat yang tepat
untuk para peternak untuk menjual peliharaannya. Dengan demikian peternak Domba relative
dapat mengendalikan pasar bila dibandingkan dengan peternak komoditas lain yang hanya sebagai
penerima harga pasar (price taker). 
B. MANFAAT YANG DIHARAPKAN 
Mensejahterakan petani/kelompok peternak Domba menengah di mana dapat memperoleh
penghasilan tambahan, menjaga kelestarian ternak (Domba ) dengan memperbanyak jumlah
populasi, menyuburkan tanaman dengan adanya kotoran ternak Domba sebagai bahan baku
pupuk, menjaga kelestarian lingkungan dimana sudah tentu harus dilakukan penanaman tanaman
pertanian (sayur mayor) yang menggunakan kotoran Domba. 
FAKTOR YANG HARUS DIPERHATIKAN 
1. Peluang pemasaran 
2. Kesiapan sumber daya manusia 
3. Ketersediaan stock pakan 
4. Kemampuan modal
Tahap Sosialisasi
Dalam tahapan ini pengelola kegiatan melakukan pendekatan dengan kelompok msyarakat
seperti petani, buruh dan pemuda yang menjadi anggota Kelompok Usaha Peternak Domba
“Assalam”.
Tahap Penjaringan Peserta
Dalam proses penjaringan dilakukan dengan memilih anggota dari kelompok binaan seperti
komunitas profesi (kelompok petani, peterna, serta kelompok pemuda, masyarakat pra sejahtera
dan penganggur) dimana tahapannya dilakukan dengan membagi secara rata. 
kriteria Penerima Bantuan Domba
Dalam rangka mengarahkan kegiatan agar tepat sasaran maka pengelola menyusun kriteria
bagi calon peserta binaan yang terdiri dari : 
  • a. Usia peserta : 17-45 tahun 
  • b. Pendidikan : Putus sekolah dan semua lulusan jenjang pendidikan formal 
  • c. Pekerjaan : Pengangguran, tani, buruh tani, buruh ternak, dan pemuda
  • d. Status social : Miskin dan pra sejahtera 
  • e. Mempunyai keinginan kuat untuk maju dan juga mempunyai pengalaman dalam memelihara
    Domba 
Peserta
Peserta kegiatan ini merupakan kelompok masyarakat yang menjadi binaan Kelompok
Usaha Peternakan yang tergabung dalam kelompok komunitas seperti kelompok petani, peternak
dan kelompok pemuda.
PENGELOLA KEGIATAN 
Kegiatan ini dikelola oleh pengurus Kelompok Usaha Peternak Domba “Assalam” yang
secara teknis dibentuk Susunan Kepengurusan Kelompok sebagai berikut : 
Ketua : KH.AHMAD SATIBI 
Sekretaris : MUSTAJIB 
Bendahara : Eva Novianti 
Anggota : 
  • 1. H.Ali 
  • 2. Saidi 
  •  3. Halimin 
  •  4. H.Hambali 
  •  5. H.Hatta 
  •  6. H.Hamdani 
  •  7. Muhit 
  •  8. H.Muhit 
  •  9. Humed 
  •  10. Haerudin 
  •  11. Suhaeli 
  •  12. Mumun 
  •  13. Saleh
Bab III 
Rencana Anggaran Biaya 
contoh rab proposal ternak kambing

Bab IV Penutup

Demikian proposal ini kami buat dengan sangat sederhana, namun demikian semoga
langkah ini turut andil dalam membudidayakan ternak Domba salah satu upaya dalam
pengembangan dan pemberdayaan untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan yang dimotivasi dan
jalankan oleh kelompok usaha peternakan Domba untuk wilayah Desa Pamanuk Kecamatan
Carenang RW/RW .003/003 serta dapat memberikan lapangan kerja serta memajukan ekonomi
masyarakat dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Serang khususnya di
wilayah Desa Pamanuk Kecamatan Carenang Kabupaten Serang.
Besar harapan kami atas dukungan pemberdayaan dan pembinaan dari pemerintah, swasta,
perusahaan, para donator khususnya di bidang pengembangan dan budidaya peternakan Domba
dengan ditunjang sarana dan prasarnaa dana permodalan usaha, sehingga apa yang dimaksud dan
tujuan dari kegiatan ini kiranya dapat terlaksana.
Atas perhatian dan bantuannya kami mengucapkan terima kasih, semoga seluruh kebaikan
dan ikatan kebersamaan dalam kebajikan untuk menuntun masyarakat kearah kesejahteraan dan
kemajuan tersebut mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Amin. 
Carenang, Mei 2020 
KETUA YAYASAN MANBA’USSALAM 

Lampiran Lampiran 

contoh proposal ternak domba

Pengelola Kegiatan 

proposal ternak pdf

By admin